3 ikatan setan saat tidur

Ketika kamu tidur, setan mengikatmu dg 3 ikatan. Jika kamu terbangun dan menyebut nama Allah, terlepas 1 ikatan. Ketika kamu mengambil wudhu, terlepas lg 1 ikatan. Ketika kamu sholat, terlepaa ikatan yg terakhir. Sehingga kamu akan merasa semangat dan gembira menjalani hari. Sebaliknya jika ikatannya blm lepas, kamu akan merasa berat dan malas seharian. Hayooo pilih yg mana? 😊 – at 湘南台4-10-1

View on Path

Beberapa Inspirasi…

“Jangan pernah membenci Mamak kau, jangan sekali-kali… karena jika kau tahu sedikit saja apa yang telah ia lakukan demi kalian, maka yang kau tahu itu sejatinya bahkan belum sepersepuluh dari pengorbanan, rasa cinta, serta rasa sayangnya kepada kalian.”–Tere Liye, serial anak2 Mamak. Burlian.

“Orang2 yg merindu, namun tetap menjaga kehormatan perasaannya, takut sekali berbuat dosa, memilih senyap, terus memperbaiki diri hingga waktu memberikan kabar baik, boleh jadi doa2nya menguntai tangga yg indah hingga ke langit. Kalaupun tidak dengan yang dirindukan, boleh jadi diganti yg lebih baik.” – tere liye

“My man, tidak ada kebetulan di dunia ini. Tidak ada. Kehidupan kita ini semua adalah skenario dari pemilik skenario paling sempurna. ” – Tere Lije

“Ketekunan mengalahkan bakat, kepintaran bahkan jenius. Maka, orang2 yang tekun akan menggapai cita-citanya–bahkan kalaupun cita2 tersebut adalah memindahkan gunung, mengeringkan danau.” –Tere Liye

kalau ada yang bilang “keberuntungan mengalahkan ketekunan”, maka itu bukan nasehat, itulah yg disebut bersilat lidah. datang dari orang2 yg mencari argumen malasnya. – tere liye

Keajaiban itu ada (1)

Cerita ini diambil dari fan page penulis Indonesia, Tere Liye

Ada sebuah keluarga PNS sederhana. Bapaknya kerja di pemda urusan perijinan, istrinya ibu rumah tangga biasa. Seumur-umur, 40 tahun bekerja sebagai PNS, tidak sekalipun minta uang, menyulitkan orang lain. Justeru sebaliknya bekerja tepat waktu, selalu berusaha memenuhi janji, memudahkan orang lain, takut sekali telah mengambil hak orang lain.

Saat tua, masa-masa muda yg penuh kesempatan berlalu begitu saja, 40 tahun bekerja, apa yg dia dapat? Hasilnya ya begitu2 saja. Rumah type 36, motor tua sering ngadat, tabungan tak ada, hanya uang pensiun. Dia PNS yang amat jujur, teguh pendirian.

Tetapi hidup ini tidak pernah tertukar, Kawan. Satu mili pun tidak. Anak mereka, 6 orang, semua berhasil. Lulusan luar negeri, memiliki profesi baik, punya keluarga baik, cucu2 yg pintar, cantik, tampan, ilmu agama mumpuni, saleh, hidup berkecukupan, 6 orang anaknya sukses. Semua kejujuran, kemudahan dan pertolongan yg diberikan bapak PNS ini mantul, membal, kembali kepada anak2nya. Si sulung ingin daftar S1, banyak sekali yg bantu, anak nomor 2 ingin memulai bisnis, tidak terhitung kemudahan terbuka. Bahkan urusan sepele, saat anak2 mereka masih kecil, dan jatuh sakit, meski hidup sederhana, semua pintu pertolongan seperti terbuka begitu saja. Menakjubkan. Dan itu baru di dunia, kita tidak tahu, akan seberapa besar membal, mantul, kembalinya semua kebaikan bapak PNS ini kelak di akherat kepadanya.

Nah, begitu pula sebaliknya dgn semua keburukan. Hidup ini tidak pernah tertukar. Jadi mari direnungkan, dicamkan, diyakini. Tidak perlu dikomen panjang lebar. Silahkan share kemana2, kemana2, jika merasa ada manfaatnya.

-Tere Liye